MENJADI MATAHARI
Wednesday, November 29th, 2006Ok let’s forget bout yesterday entry yang sux. Semoga yang
ini better (note to self : stop writting kalo cuman pengen nyari2 kesibukan).
Maap saya sudah membuat anda membaca sampah
Today entry was about mengejar menjadi matahari
Pembaca yang budiman tahukah anda, lately hidup gw yang
purfek mulai berantakan. Masalah satu persatu muncul yang menuntut keputusan
yang sama sekali tidak mudah. Akal sehat tidak memberikan jawaban. And to make things
worst kayaknya penulis akan kehilangan sumber energinya, sang Matahari.
Pada masa-masa kehilangan energi tersebut penulis menyadari
betapa rentan dirinya dan ternyata semua hasil yang dicapai selama ini adalah pinjaman
tenaga dari matahari-matahari yang pernah mengisi kehidupan penulis baik di
masa lalu maupun sekarang. Selain itu saya juga baru menyadari bahwa selama ini
saya melakukan sesuatu untuk menyenangkan orang lain. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah
sebenarnya saya pernah melakukan sesuatu untuk diri saya sendiri? Apakah saya
sudah menerapkan CB I (CB merupakan salah satu matakuliah di binus) sebaik
mungkin dengan mencintai diri sendiri dengan memaksimalkan potensi diri demi
kebahagiaan diri saya sendiri?
Jawabannya tidak, dan mungkin masalah yang sama terjadi
kepada anda dan juga matahari, bulan, madu, bunga anda atau apapun anda menyebutnya. Berhentilah mengandalkan
orang lain meskipun itu orang yang anda cintai. Akan tiba saat dimana anda
harus menentukan semuanya sendiri dan berjuang untuk diri sendiri. Jadilah matahari bagi diri sendiri. Dengan
demikian anda akan bisa menjadi matahari bagi orang lain dan kalo menurut saya
si akan lebih baik bagi orang lain juga (maap yak anda taukanpenulis suka sotoy dan pede jaya sendiri
like usual)
Jadi kalo dirangkum inti dari entry di atas
BERHENTILAH MENGEJAR MATAHARI
JADILAH MATAHARI
p.s : maaf klo masi sux :p, i’m trying u knoe…