Kepo = sebuah ancaman
Saturday, September 17th, 2005Hmmm teman2 topik yang hari ini ingin saya bicarakan adalah mengenai kata kepo
Hal ini terinspirasi oleh salah satu sahabat saya di Spore, saya ngak mau sebut nama, takut yang bersangkutan keberatan. Tapi pendek kata kasus yang terjadi adalah seperti ini:
A: Hai menurutlu gw bla bla bla… isi ndiri
B: Yah kalo menurut gw sih bla.. bla.. bla.. (isi ndiri juga) Emank napa sih?
A: Ah mau tau aja luh dasar kepo <= perhatikan kata ini baik2 karena ini adalah topik bahasan kita!
Yah yang ingin saya bicarakan kali ini adalah mengenai bahaya yang akan mungkin muncul karena penggunaan kata kepo ini. Sebenarnya hal yang sangat disayangkan adalah kepo merupakan kata yang amat kasar mengigat tujuan mulia dibalik semua ini.
Ketika seseorang perduli dengan diri anda dan bersedia meluangkan waktunya untuk berkata/mengetik ada apa dengan diri anda dan anda menjawab/merespon balik dengan mengatakan dia kepo, maka bersiap2lah anda dijerumuskan ke kandang singa. Karena anda sudah menolak kebaikan teman anda.
Fenomena kepo ini akan membuat seseorang (penanya-Red) semakin enggan untuk bertanya mengenai masalah orang lain (Yang ditanya-Red juga) karena sang penanya takut dijatuhi tuduhan kepo. Sadarkah anda bahwa pertanyaan tersebut adalah bentuk keperdulian teman anda kepada diri anda. Tahukah anda bahaya GLOBAL yang mengancam dibalik kata kepo.
Kalau penggunaan kata kepo terus dilanjutkan bisa dijamin masalah kecintaan dan persatuan dunia yang selama ini telah dirintis oleh Michael Jackson dan bintang2 tenar lainnya mungkin akan anda hancurkan. Hanya dengan 1 kata KEPO!. Percayalah pada saya selaku pengamat kehidupan manusia yang paling ok n hebat (ahh gilaa narcis abis-Red lagi loh)
Karena itu hargailah dan jawablah pertanyaan teman anda kepada anda dengan baik dan sopan. Ketika anda keberatan dengan pertanyaannya jawablah dengan baik dan jangan katakan kepo kepadanya. Ingat nasib dunia tergantung pada kata kepo tersebut.
Semoga blog yang ngak jelas ini bisa membantu anda mendapatkan suatu ilham dan pencerahan!
Thx 4 reading
— note: ketika menulis ini penulis sedang terganggu otaknya. kami mohon maaf!—